Telaga Dringo Banjarnegara, Pesona Danau di Atas Awan yang Masih Alami
Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah menyimpan banyak destinasi alam yang menarik untuk dijelajahi. Selain Telaga Warna dan Bukit Sikunir, ada Telaga Dringo di Kabupaten Banjarnegara yang menawarkan suasana lebih tenang dengan pemandangan danau dan perbukitan hijau.
Telaga Dringo berada di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Berada pada ketinggian sekitar 2.222 meter di atas permukaan laut (mdpl), kawasan ini memiliki udara dingin dan panorama khas dataran tinggi yang cocok untuk wisatawan pencinta alam.
Keindahan telaga di tengah perbukitan
Daya tarik utama Telaga Dringo adalah pemandangan danau yang dikelilingi perbukitan dan vegetasi alami. Suasananya terasa berbeda dari pusat wisata Dieng yang lebih ramai. Di sini, pengunjung dapat menikmati bentang alam, menghirup udara pegunungan, serta mengabadikan pemandangan dari sejumlah sudut di sekitar telaga.
Telaga ini juga dikenal dengan sebutan Telaga Sidringo. Namanya berasal dari tanaman dringo yang tumbuh secara alami di kawasan tersebut.
Secara geologis, telaga ini terbentuk dari cekungan bekas aktivitas vulkanik yang kemudian terisi air. Bentuk lanskapnya menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung yang menyukai wisata alam dan fotografi.
Berburu sunrise dan menikmati suasana pagi
Salah satu aktivitas menarik di Telaga Dringo adalah menikmati matahari terbit. Cahaya pagi yang menyinari permukaan telaga dan perbukitan di sekitarnya menghadirkan pemandangan yang menarik untuk diabadikan.
Pengunjung juga bisa menuju kawasan bukit di sekitar telaga untuk mendapatkan sudut pandang yang lebih luas. Salah satu titik yang disebut dalam informasi pariwisata setempat adalah Bukit Cemeti.
Meski begitu, pemandangan sunrise sangat bergantung pada cuaca. Kabut tebal atau awan dapat menutupi matahari, sehingga sebaiknya wisatawan menyiapkan alternatif kegiatan dan tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi tidak aman.